Materi pembelajaran interaktif mengenai gejala gempa bumi dan pergeseran lempeng tektonik

Pengertian Lempeng Tektonik

    Mengutip dari buku Applied Geotechnics for Engineers 1, Paulus Kurniawan dan Basuki Hadimuljono (2020:24), pengertian teori lempeng tektonik adalah teori yang menjelaskan secara eksplisit dengan litosfer Bumi dibagi menjadi lempeng tektonik yang bergerak pada bagian atas dari asthenosphere. Jadi, teori ini berkaitan dengan konsep pergerakan benua di bumi yang dikembangkan untuk menjelaskan bukti pergerakan lempeng dalam skala besar yang dilakukan litosfer Bumi. 

Gambar 1. Ilustrasi Lempeng Tektonik

Adapun jenis-jenis lempeng tektonik adalah sebagai berikut.
  • Divergen
    Divergen terjadi karena adanya pergerakan lempeng yang saling menjauh satu sama lain. Pergerakan ini juga disebut dengan zona pertambahan atau pembuatan lempeng karena lempeng baru terbentuk sebagai hasil pergerakan menjauh. Saat lempeng tektonik pecah, maka lapisan litosfer akan menipis dan membelah, sehingga terbentuk batas-batas divergen. Kemudian pada lempeng samudra, proses tersebut bisa menghasilkan pemekaran dasar laut. Tak hanya itu, proses ini juga menyebabkan terbentuknya lembah retakan akibat adanya celah antara kedua lempeng yang saling menjauh terhadap lempeng benua.
  •  Konvergen
    Gerakan konvergen terjadi saat lempeng tektonik bergerak saling mendekat sehingga mengakibatkan tumbukan. Dalam kondisi ini, salah satu lempeng tersebut akan tertelan di bawah lempeng lainnya. Nantinya, proses ini akan menghasilkan zona subduksi atau zona tunjaman. Lempeng samudra akan terdorong ke bawah lempeng benua. Zona subduksi inilah yang sering menjadi lokasi terjadinya gempa bumi. 
  • Konservatif
    Pergerakan lempeng secara konservatif kerap disebut sebagai batas geser atau batas transform. Dari teori lempeng tektonik ini, tidak ada litosfer baru yang dihasilkan atau dicampurkan. Hal ini karena lempeng bergerak secara lateral atau mendatar satu sama lain. Kondisi ini ditandai dengan adanya patahan transform yang umumnya terjadi di dasar laut. Contohnya, seperti Patahan San Andreas di California yang memisahkan lempeng Amerika Utara dan Pasifik.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.