Materi pembelajaran interaktif mengenai gejala gempa bumi dan pergeseran lempeng tektonik

  • Gempa Bumi

    Tahukah anda apa itu gempa bumi dan mengapa fenomena ini dapat terjadi?

  • Apa saja penyebab Gempa bumi?

    Gempa bumi kerap terjadi di negara kita Indonesia, Mengapa itu terjadi maka akan dibahas pada sesi kali ini

  • Akibat Gempa Bumi

    Mungkin dari kita sudah banyak yang tahu mengenai akibat gempa bumi yang sangat merugikan bagi kehidupan

  • Lemepng Tektonik

    Lempeng Tektonik menjadi penyebab utama terjadinya gempa bumi serta terbentuknya Benua kita saat ini

  • Sebab Akibat Pergeseran Lempeng Tektonik

    Banyak sekali dampak yang dapat kita rasakan dapat berupa keuntungan maupun kerugian

Akibat Pergeseran Lempeng


Gambar 1. Ilustrasi Dampak Pergeseran Lempeng Tektonik

Terjadinya tektonisme pasti akan berdampak pada kehidupan kita. Berikut adalah dampak positif dan negatif dari terjadinya tektonisme. 

  • Dampak positif tektonisme 

Beberapa dampak positif tektonisme, sebagai berikut:  Keanekaragaman bentuk Bumi : Adanya aktivitas tektonisme menyebabkan permukaan Bumi memiliki pegunungan, danau, sungai, palung, dan dataran. Munculnya logam-logam berharga : Aktivitas tektonisme membuat mineral Bumi muncul karena terdorong ke permukaan atau karena tekanan dan suhu yang sangat tinggi akibat pergerakan lempeng tektonik. Hal ini bisa menjadi daya tarik dan sumber penghasilan bagi masyarakat. Ada pembentukkan pegunungan dan juga lembah : Adanya aktivitas tektonik bisa menghasilkan objek-objek dengan pemandangan alam yang indah, gerakan lipatan dan patahan ini bisa menghasilkan tempat-tempat yang berpotensi wisata.

  • Dampak negatif tektonisme Dampak negatif yang ditimbulkan terjadinya tektonisme adalah munculnya bencana alam berupa gempa bumi, erosi dan longsor.



Share:

Penyebab Pergeseran Lempeng

    Lantas, apa penyebab terjadinya pergerakan lempeng tektonik? Berikut penjelasannya. Pergerakan lempeng tektonik sendiri disebabkan karena adanya penipisan litosfer yang sebelumnya memiliki tebal sebesar 100 km. Litosfer terdiri dari kulit luar (crust) atau yang biasa disebut kerak bumi dalam istilah bahasa Indonesia dan selubung paling atas (uppermost mantel). 


Gambar 1. Ilustrasi Pergeseran Lempeng

Mengutip jurnal tentang Pergerakan Lempeng Tektonik yang disusun oleh Universitas Riau, litosfer ini menipis di bagian lautan atau samudra dan lebih tebal pada bagian benua. Tekanan dan suhu yang tinggi pada zona astenosfer juga menyebabkan viskositas (viscosity) reltif rendah sehingga memungkinkan untuk mengalir.

Apabila dilihat ilmu geologi, bumi mengapung di atas astenosfer (lapisan di bawah litosfer). Kemudian panas dari litosfer tersebut dialirkan melalui proses konveksi. Akibatnya, litosfer tersebut menghasilkan pergerakan lempeng yang mungkin bisa bertabrakan satu sama lainnya.

Meski demikian, pergerakan lempeng bisa disebabkan oleh banyak hal selain dari litosfer. Namun, hingga sekarang teori pergerakan lempeng karena litosfer masih menjadi penyebab utamanya. 

Kini, Indonesia memiliki lempeng tektonik utama yang terdiri dari lempeng mayor dan lempeng minor. Lempeng mayor, yakni lempeng Indo-Australia, lempeng Eurosia, dan lempeng Pasifik. Salah satu lempeng minor di Indonesia adalah lempeng Maoke.


Share:

Pengertian Lempeng Tektonik

    Mengutip dari buku Applied Geotechnics for Engineers 1, Paulus Kurniawan dan Basuki Hadimuljono (2020:24), pengertian teori lempeng tektonik adalah teori yang menjelaskan secara eksplisit dengan litosfer Bumi dibagi menjadi lempeng tektonik yang bergerak pada bagian atas dari asthenosphere. Jadi, teori ini berkaitan dengan konsep pergerakan benua di bumi yang dikembangkan untuk menjelaskan bukti pergerakan lempeng dalam skala besar yang dilakukan litosfer Bumi. 

Gambar 1. Ilustrasi Lempeng Tektonik

Adapun jenis-jenis lempeng tektonik adalah sebagai berikut.
  • Divergen
    Divergen terjadi karena adanya pergerakan lempeng yang saling menjauh satu sama lain. Pergerakan ini juga disebut dengan zona pertambahan atau pembuatan lempeng karena lempeng baru terbentuk sebagai hasil pergerakan menjauh. Saat lempeng tektonik pecah, maka lapisan litosfer akan menipis dan membelah, sehingga terbentuk batas-batas divergen. Kemudian pada lempeng samudra, proses tersebut bisa menghasilkan pemekaran dasar laut. Tak hanya itu, proses ini juga menyebabkan terbentuknya lembah retakan akibat adanya celah antara kedua lempeng yang saling menjauh terhadap lempeng benua.
  •  Konvergen
    Gerakan konvergen terjadi saat lempeng tektonik bergerak saling mendekat sehingga mengakibatkan tumbukan. Dalam kondisi ini, salah satu lempeng tersebut akan tertelan di bawah lempeng lainnya. Nantinya, proses ini akan menghasilkan zona subduksi atau zona tunjaman. Lempeng samudra akan terdorong ke bawah lempeng benua. Zona subduksi inilah yang sering menjadi lokasi terjadinya gempa bumi. 
  • Konservatif
    Pergerakan lempeng secara konservatif kerap disebut sebagai batas geser atau batas transform. Dari teori lempeng tektonik ini, tidak ada litosfer baru yang dihasilkan atau dicampurkan. Hal ini karena lempeng bergerak secara lateral atau mendatar satu sama lain. Kondisi ini ditandai dengan adanya patahan transform yang umumnya terjadi di dasar laut. Contohnya, seperti Patahan San Andreas di California yang memisahkan lempeng Amerika Utara dan Pasifik.
Share:

Akibat Gempa Bumi

 

    Gempa bumi merupakan getaran bumi yang terjadi sebagai akibat dari terlepasnya energi yang terkumpul secara tiba-tiba dalam batuan yang mengalami deformasi. Dilansir dari buku Panduan Keselamatan saat Gempa Bumi (2021) oleh Riza Rismawati, besarnya gelombang gempa beragam. Mulai dari yang sangat kecil sehingga sulit ditasakan hingga guncangan yang dahsyat, sehingga mampu meruntuhkan bangunan.

Berikut dampak-dampak yang terjadi saat terjadi gempa bumi: 

  • Terangkatnya mineral ke permukaan bumi. Dikutip dari Buku Pintar Penanggulangan Gempa Bumi (2021) oleh Utami Pratiwi, gempa bumi dapat mengakibatkan terangkatnya mineral-mineral yang ada di dalam lapisan bumi. Halini karena proses tektonik yaitu pergerakan lempeng bumi atau pergerakan sesar.
  • Terjadinya tsunami. Gempa bumi yang menjadi penyebab tsunami ini berjenis gempa tektonik yang terjadi karena adanya pergerakan lempeng akibat dari adanya arus konveksi yang terjadi di dalam bumi dan pusat titik gempanya berada di dasar lautan. Gelombang tsunami yang terjadi dapat merusak dan menenggelamkan apa saja yang ada di pesisir pantai sekitar sumber gempa. Namun, hal itu tergantung dari besar kecilnya kekuatan gempa dan dekat tidaknya pusat titik sumber gempa dari permukaan.
  • Jenis-jenis longsor. Gempa bumi mengakibatkan getaran atau guncangan tanah yang disebabkan adanya gerakan endogen. Getaran tanah ini membuat tanah dan massa batuan keluar dan akhirnya terjadi penyebab tanah longsor pada lapisan tanah dan batuan yang ada di atasnya. 
  • Terjadinya banjir. Air yang terdapat di dalam waduk atau danau keluar dan mengalir dalam jumlah besar sehingga menjadi penyebab banjir ketika gempa terjadi. Jenis-jenis banjir ini terjadi karena ketika gempa, fungsi danau atau waduk menjadi rusak karena air dalam waduk atau danau mengalir ke berbagai arah atau tumpah kembali dan keluar.
  • Terjadinya kebakaran. Gempa bumi menimbulkan getaran yang dapat mengakibatkan rusaknya bangunan yang ada. Kerusakan-kerusakan bangunan tersebut dapat mengakibatkan aliran listrik terputus atau kebocoran pipa dan tabung gas sehingga menyebabkan ledakan. Aliran listrik yang terputus secara tiba-tiba dan ledakan tabung ataupun pipa gas tersebut dapat menimbulkan kebakaran. 
  • Hancurnya bangunan. Bangunan yang ada di atas permukaan bumi atau berada bawah tanah dapat rusak bahkan hancur karena adanya getaran pada lapisan tanah akibat dari terjadinya gempa. Parahnya kerusakan tergantung dari besar kecilnya kekuatan gempa dan jauh dekatnya sumber titik gempa serta kuat tidaknya konstruksi bangunan yang ada.



Share:

Penyebab Gempa Bumi


Gambar 1. Animasi Gempa Bumi

    Menurut para ahli, gempa adalah getaran yang terjadi di bumi akibat adanya pergerakan lempeng tektonik. Gempa dapat terjadi di permukaan bumi atau di dalam bumi dan dapat menyebabkan kerusakan struktur bangunan dan bencana alam lainnya. Selain itu, para ahli juga menyatakan bahwa gempa dapat terjadi secara tiba-tiba dan dapat memiliki intensitas yang berbeda-beda, tergantung pada faktor seperti kedalaman sumber gempa, jenis dan kondisi lempeng tektonik, serta kondisi geologi di wilayah yang terkena dampak.

    Gempa bumi adalah getaran di permukaan Bumi akibat pelepasan energi secara tiba-tiba. Hingga saat ini, tidak ada yang bisa memprediksi kapan gempa bumi akan terjadi. Karena itulah, masyarakat yang berada di lokasi rawan gempa wajib selalu bersiaga. 

    Dikutip dari situs British Geological Survey, gempa bumi adalah akibat dari pergerakan patahan dalam Bumi secara tiba-tiba. Pergerakan in kemudian melepaskan energi, dan membentuk gelombang seismik yang merambat ke seluruh Bumi. Akibatnya permukaan tanah berguncang. Umumnya pergerakan patahan ini merupakan respons dari deformasi (perubahan wujud) jangka panjang, juga penumpukan tegangan. Pada dasarnya, gelombang seismik bisa dibiaskan atau dibelokkan, layaknya cahaya. Namun, kecepatan gelombang ini sangat dipengaruhi oleh tingkat kepadatan. Ketika gempa terjadi, gelombang seismik inilah yang akan melintasi seluruh Bumi, dan membawa informasi penting soal struktur internal Bumi.

Secara umum, ada tiga penyebab gempa bumi, yakni: 

  • Gerakan subduksi, Terjadi saat salah satu lempeng turun ke bawah lempeng lainnya, dan menciptakan tekanan yang kemudian dilepaskan. 
  • Pergerakan lateral, Terjadi saat dua lempeng bergerak sejajar satu sama lain, dan menciptakan gesekan yang kemudian menyebabkan gempa bumi. 
  • Pelepasan tekanan Batuan di kerak Bumi dapat membentuk tekanan yang dapat dilepaskan secara tiba-tiba, dan akibatnya terjadilah gempa bumi.


Share:

Video Perkenalan Gempa Bumi

    Gempa bumi (bahasa Inggris: Earthquake) adalah fenomena guncangan yang terjadi pada permukaan bumi. Terdapat beberapa jenis gempa bumi [1]berdasarkan penyebabnya, antara lain adalah gempa bumi tektonik, yang diakibatkan oleh pelepasan energi yang terakumulasi di antara dua atau lebih lempeng bumi yang berdempetan (yang masing-masing selalu bergerak hingga 10 cm per tahunnya); gempa bumi vulkanik, yang diakibatkan oleh aktivitas gunung berapi; gempa bumi runtuhan, yang diakibatkan oleh runtuhan gua atau tambang bawah tanah; dan gempa bumi ledakan yang diakibatkan oleh ledakan yang besar seperti dari bom nuklir.

Gambar 1. Ilustrasi Gempa Bumi

Berikut merupakan video perkenalan mengenai apa sih itu gempa bumi? 

Setelah menonton video di atas, bagaimana gambaran anda tentang gempa bumi yang terjadi? Coba jelaskan secara singkat mengenai pengaruh  dari gempa bumi  yang terjadi!

Share:

Gempa Bumi

Tahukah anda bagaimana Gempa Bumi dapat terjadi? Apakah disebabkan oleh panas bumi? Apakah disebabkan oleh kemunculan Alien dibumi? atau disebabkan oleh pengaruh dari gravitasi bumi? 

Gambar 1. Ilustrasi Gempa Bumi

    Gempa bumi adalah getaran atau getar-getar yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Gempa Bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng Bumi). Frekuensi suatu wilayah, mengacu pada jenis dan ukuran gempa Bumi yang dialami selama periode waktu. Gempa bumi adalah getaran atau getar-getar yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Gempa Bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng Bumi). Frekuensi suatu wilayah, mengacu pada jenis dan ukuran gempa Bumi yang dialami selama periode waktu. Gempa Bumi diukur dengan menggunakan alat Seismometer. 






Share:

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Akibat Pergeseran Lempeng

Gambar 1. Ilustrasi Dampak Pergeseran Lempeng Tektonik Terjadinya tektonisme pasti akan berdampak pada kehidupan kita. Berikut adalah dampak...

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.